Oct 1, 2014

Harapan

Hai, Bem. 

Tahun ini sangat spesial yah, buat kita.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, kita memulai tahun ini dengan harapan yang sangat tinggi. Dengan naifnya membuat rencana-rencana untuk masa depan, yang jujur saja, mulai berjalan sesuai bayangan kita. Hingga pertengahan tahun. Hingga saat ini.

Satu dari kita harus istirahat dalam waktu yang (ternyata) cukup lama. Sudah 4 bulan lamanya kamu terbaring belum juga siuman. Kamu ngga bisa bayangin gimana aku sangat merindukan kamu.

Masih ingat, 5tahun yang lalu? Tepat tanggal ini kita ketemuan di mall. Malu-malu kaya anak baru pacaran. Karena emang kita baru jadian sehari sebelumnya. Kamu traktirin aku supersize hotdog, makan supersize froyo dan kita ngobrol super gak penting. 

Konyol. Sekonyol tulisan ini yang ditulis seakan-akan kamu berada ditempat yang jauh. 

Hari ini, lagi, kamu ulangtahun. Segala doa dan semangat terus aku dirapal dalam hati dan tiupkan di telingamu yang hangat. Semoga tuhan dan semesta menyisakan keajaiban untuk kita. Buat kamu.

Aku, dan aku yakin kamu juga, masih berpegang pada harapan yang sangat tinggi. Berharap keadaan menjadi lebih baik. Setiap hari.

Tapi sebenarnya, jika tidak bisa lebih baik, asal tidak lebih buruk, aku tetap sangat bersyukur. Asal kita tetap ingat untuk tidak berhenti berharap.

Selamat ulangtahun teman sepernakalan, sepemikiran dan sehidupsematiku. Ayolah bangun. Hidup sedang  seru-serunya!

I love you to bits.